Semoga yang mbaca mengartikan sarapan alias breakfast, bukan sarap-an, alias orang yang kena penyakit sarap (
),.. 
Hampir tiap pagi menunya sama :Payah:, sepertinya eijke kena gendam, kena guna-guna, kena
,
,… Pantesan tiap pagi keknya kudu beli menu itu
..
Berawal dari kebiasaan yang pulang sesaat sebelum, menjelang, atau bahkan saat dewa matahari buka lapak, sekitar,.. kurang lebih jam 6-an lah. Lebih dari itu panass,.. ntar kena kanker kulit
, he he he h, Ga ding, tapi lebih karena, eijke queue donlotan di pagihari, biasanya sesaat setelah memberi salam pada dewa matahari,
.
Diperjalanan pulang menuju barak, eijke harus melewati kerumunan orang-orang yang bertransaksi, mereka mulai menukarkan lembar demi lembar kertas, bahkan sampai koin hanya untuk sekedar membawa sebungkus sesuatu, ato beberapa gelintir sayuran, bahkan untuk beberapa teguk STMJ
. Diantara kerumunan terdapat sebuah tenda kecil yang di jaga seorang nenek, dan untungnya tidak berwarna biru, sebiru tenda-birune Desi Ratnasari
.
Sejurus kemudian, ga tau nenek membaca mantra apa, sepertinya ada daya magis yang membawa eijke ke tendanya. Dan mulai menukarkan dua lembar kertas dengan dua bungkus kecil gethuk dan bubur sumsum. Entah karena apa, tiba-tiba segera bergegas menuju barak. Seolah ingin segera melahap bungkusan kecil tadi.
Sesampainya di barak, eijke mencoba membasuh muka, tangan, dan kaki, sapa tau ada setan nempel, biar rontok setan2nya, *demikian kepercayaan adat didesa eijke, bahwasanya, jika dari bepergian, sesegera mungkin membasuh anggota badan, kalo bisa sebelum masuk rumah. Sungguh adat yang sangat huibad..!!
.
Di dalam penjara-ku, berukuran 3x4m, segera kulahap bungkusan kecil nan jahat tadi. Seperti kata orang, jika bungkusan tersebut adalah kejahatan, maka kejahatan harus segera dihancurkan, karena kejahatan berupa makanan, maka makanna tersebut harus segera dimakan
. Nyam, ga sampe 5 menit, hancur semua kejahatan, hanya bungkusnya saja yang sepertinya tidak mungkin di hancurkan 
Ada yang kurang,..?? pa itu,..?? woh,.. untung inget,.. eijke buka kantung ajaib, asyek,… disana masih terjepit rapi lintingan beraroma, maih tersisa 2, tapi gepeng :Payah:. Eijke hisap sampe habis, bersama sekitar 600cc air suci dari galon, biar efek kejahatan isi bungkusan ga terlalu terasa.
Seperti hari dan malam dan pagi sebelum-sebelumnya, habis sarapan, dewi Tidur selalu mengajak-eijke berpetualang ke negeri mimpi. Walau, kadang petualangan yang menyenangkan
, atau bahkan petualangan yang mengerikan
,..
Sungguh, sang nenek yang bermantra mangstab,.. bisa
, eijke, hingga tiap pagi sepulang dari padepokan selalu mampir ke tendanya, dan kembali mengulang kejahatan, semakin rutin…… dan lagi.. dan lagi,…..
Lebih menyiksa di pagi hari tanpa secangkir kopi panas, beberapa lintingan beraroma, walaupun sekarang sudah terkena mantra si nenek. Sapa bilang kopi ga bikin ngantuk,..?? (
), tiap abis minum kopi, aku selalu tidur..!!!
*dan hari-hari mulai berat terasa, ketika sang kuda sedang di asuh puteri Raja, direbut dengan paksa, setelah mendapat mandat dari sang Raja :Payah:, hingga,… mbuh sampe kapan
,.. mau ga mau, tiap hari harus berjalan, menyusuri ganasnya dunia di pagi, siang, dan malam.
,….
regards,
tolahtoleh