teman atau sahabat? :hehe:
Apr 21 2008
relationship bodoh, daily, sahabat, sedikit pemikiran, teman, trust 1 Comment
teman dan sahabat,
. Anda pilih mana..??
Semoga tulisan ini tidak merubah pandangan anda mengenai teman atau sahabat anda
.
Apalah arti teman bagi anda? hm,.. jika ada strata-nya, mungkin anda akan memilih seorang sahabat sebagai seseorang yang lebih dekat dengan anda. Terlepas dari siapa mereka, sepertinya seorang sahabat lebih berharga dari teman.
Secara sadar atau tidak sadar.
Yah,… banyak sekali tuntutan dan kualifikasi dari kita untuk menjadi sekedar seseorang yang berada disamping anda. Misalnya, anda hanya akan bergaul dengan orang-orang yang “setara” dengan anda, baik dalam ukuran atau parameter yang anda punyai. Pertanyaanya sekarang, jika anda selalu berada dalam “benturan persamaan”, dimana itu hanya akan membatasi pandangan anda. Disini saya tidak mengisyaratkan anda dalam sebuah kandang, tapi lebih ke arah penyempitan sudut pandang
.
Pada dasarnya, menurut pemahaman saya, setiap orang cenderung berafiliasi/berkomunikasi dengan orang lain. Jika kita berkomunikasi untuk mendapatkan sesuatu yang lain, mengapa kita membatasi pergaulan?
Apakah seorang pelacur itu hina? Sehingga anda tidak mau berteman dengan mereka? Sebelum anda mengatakan pelacur itu hina, sebaiknya and jadi pelacur dulu. ![]()
Pemahaman mengenai penggolongan ini yang kemudian membuat kita, secara sadar atau tidak sadar, meratifikasi orang-orang yang ada disekitar kita. Lalu parameternya seperti apa, sudah saya kemukakan diawal, parameternya anda sendiri yang menentukan.
Keterikatan dan tuntutan.
Jika orang itu teman, kita berbagi dengannya. Jika itu sahabat, kita akan berkorban untuknya. Hm,… sungguh berat kawan hidup didunia ini. Untuk menjadi teman, saya harus berbagi dengan anda. Dan untuk menjadi sahabat, saya juga harus berkorban untuk anda. Sepertinya, ikatan ini sangat berat untuk dijalankan.
Semakin banyak yang kita lakukan pada orang lain, yang kita sebut teman atau sahabat, hal ini mengikat kita, bahwa kita harus melakukan sesuatu yang serupa atau setimpal. Untuk apa? Agar kita Dulu saya beralasan sebagai pengganti Ya agar
Teman atau sahabat atau orang disekeliling kita, mereka selalu berbagi dengan kita. Sebaliknya, kita juga berbagi dengan mereka. Kita berbagi waktu, cerita, dan semua yang bisa kita berikan, sebatas kemampuan kita. Mau tidak mau, ini akan menjadi tali yang mengikat kita.
![]()
Sayangnya saya orang yang tidak butuh teman. Karena dengan mengatakan butuh, sepertinya saya hanya menginginkan teman disaat butuh saja. Teman, kuterima kamu apa adanya, karena bagiku teman adalah cermin hidup. ![]()
give me your light, let me be your mirror, then I’ll show your face, because I am your friend
regards,
tolahtoleh.com



