Kira-kira itulah yang disampaikan petugas tensi, kusebut petugas tensi karena beliau aku minta untuk mengukur Tensi-ku. Bukan apa-apa, tapi karena beberapa hari ini aku mengalami pusing, dan aku curiga ada masalah dengan tekanan darahku. Karena jika ditilik dari aktivitas harian, tidak ada yang berubah drastis.Naturally, aku punya insting untuk mengatur metabolisme tubuh. Beberapa hari terakhir ini memang, aku pengin sekali makan makanan yang lebih asin, karena sepertinya makanan yang kumakan terlalu mengandung manis. Terlepas itu memang gula atau karobohidrat :jumawa:  [1] :hammer:

kutipan:
Tekanan darah perorangan dinyatakan sebagai tekanan darah sistolik/diastolik, contohnya, 120/80. Tekanan darah sistolik (angka yang diatas) mewakili tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung berkontraksi dan memompa darah kedalamnya. Tekanan darah diastolik (angka yang dibawah) mewakili tekanan di arteri-arteri ketika otot jantung mengendur (relax) setelah ia berkontraksi. Tekanan darah selalu adalah lebih tinggi ketika jantung sedang memompa daripada ketika ia sedag mengendur (relax).

Tekanan darah sistolik untuk kebanyakan kaum dewasa sehat jatuh antara 90 dan 120 milimeter air raksa (mm Hg). Tekanan darah diastolik normal jatuh antara 60 dan 80 mm Hg. Petunjuk-petunjuk sekarang ini menentukan tekanan darah normal lebih rendah dari 120/80. Tekanan darah diatas 130/80 dipertimbangkan tinggi.

Perlu diketahui bahwa pada individu tertentu, tekanan darah bisa mencapai dibawah 100/60, namun tidak mengalami gangguan berarti. Bisa pula terjadi sebaliknya, tekanan darah yang dialami tinggi (definisi harap merujuk ke tenaga medis terdekat), tapi orang tersebut tidak mengalami gangguan. Wajar, karena darah rendah/tinggi ada yang tidak “dirasa” alias tubuh telah terbiasa dengan keadaan tersebut, sehingga tidak menimbulkan gejala pusing.

Dalam sirkulasinya (sirkulasi tertutup), darah melewati 2 organ penting, yaitu Paru-paru dan Ginjal. Dalam sirkulasi besar[2], jantung melewati Ginjal. Keterkaitan ginjal dengan tekanan darah sangat besar. Bisa dibaca dalam artikel ini dikatakan bahwa “Adanya kerusakan pada bagian ginjal tertentu, terutama bagian korteks/lapisan luar, kata dia, akan merangsang produksi hormon renin yang akan menstimulasi terjadinya peningkatan tekanan darah dan hipertensi“.

Untuk memahaminya lebih lanjut, kita ambil ilustrasi bahwa dalam peredarannya, darah mengangkut hasil pencernaan, oksigen, dan lain-lain ke seluruh tubuh (Sistem peredaran darah sistemik). Dalam perjalanannya yang melewati Ginjal, darah dibersihkan dari zat-zat yang tidak dibutuhkan oleh tubuh dan dikeluarkan dalam bentuk Air Seni. Kemampuan Ginjal tersebut mempengaruhi zat yang terkandung dalam darah (setelah disaring/melewati ginjal), sehingga jika fungsi Ginjal rusak, maka darah akan menjadi lebih berat karena darah tidak tersaring dengan optimal. Berat darah yang bertambah mengakibatkan kerja jantung lebih berat, dan menghasilkan tekanan jantung yang lebih besar.

Ginjal dapat mengatur keenceran/kekentalan darah (asumi jika kental zat yg dibawa lebih banyak dan lebih berat), untuk mendapatkan tekanan darah yang optimal. Permasalahannya, keseimbangan tersebut bisa dicapai jika tekanan darah berada dalam rentang tertentu. Rentang tekanan darah inilah yang disebut tekanan darah normal. Ada individu yang tekanan darahnya tinggi dan tidak dirasa[3], dan itu bisa dikatakan normal (tentunya dengan disertai pernyataan Dokter yang melakukan pemeriksaan tekanan darah individu tersebut). Untuk mengetahui kinerja ZGinjal anda, sebaiknya anda melakukan test-lab, dan kalo tidak salah di opsi creatinine untuk diperhatikan lebih lanjut.

Terkait dengan penjelasan mengenai tekanan darah tersebut, yang saya alami kayaknya Tekanan darah Rendah. Tekanan darah rendah diinginkan sepanjang ia tidak cukup rendah untuk menyebabkan gejala-gejala dan merusak organ-organ di tubuh. Dari elemet penyebab menurunnya tekanan darah, yang saya ketahui dari arikel link pertama,

  • Dehidrasi
  • Perdarahan sedang atau berat
  • Peradangan yang berat dari organ-organ didalam tubuh
  • Penyakit jantung

Sepertinya saya tidak mengalami hal tersebut diatas, kemudian teringat omongan Fundhi, bisa jadi tekanan darah turun karena kurang tidur.

Dan kayaknya memang kurang tidur, bukan kenapa-kenapa, tapi memang kurang tidur..!! itu identifikasi awal, besok mo kerumah sakit, check-up. Karena minggu sore kemaren sepertinya saya kena Vertigo. Damn,..!!! Saya khawatir jika harus bed-rest, karena beban kerja yang semakin bertambah seiring dengan meningkatnya tugas, wewenang dan tanggung jawab :malu:[4].

berikut link yang membantu

http://www.totalkesehatananda.com/hipotensi1.html

http://id.wikipedia.org/wiki/Jantung

http://www.daviddarling.info

http://www.sman2-tsm.sch.id/2009/10/sistem-peredaran-darah-manusia/

note: artikel ini hanya untuk wawasan, jika diperlukan keterangan lebih lanjut harap hubungi Petugas Medis terdekat. Penulis tidak bertanggung jawab atas kesalahan penafsiran dan akibat yang ditimbulkannya. :hammer:.

regards,
tolahtoleh.com™

  1. aseline pengin jumawa()
  2. peredaran Darah sistemik-Merupakan peredaran darah dari jantung menuju seluruh jaringan tubuh dan kembali lagi ke jantung()
  3. tidak menimbulkan gangguan berarti, gangguan paling awal adalah pusing()
  4. lebay :berbusa: ()
Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks